PEEN2017-3

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2017 di Jakarta, Rabu (27/9). Penghargaan diberikan kepada para pihak yang telah berhasil dan berperan aktif dalam bidang energi dan sumber daya mineral. Acara dihadiri antara lain oleh perwakilan berbagai kementerian dan lembaga negara, pemerintah daerah, asosiasi, serta para peserta kompetisi penghargaan 2017.

Menteri ESDM Ignasius Jonan memberikan penghargaan kepada para pemenang PEEN 2017 pada acara Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2017
Menteri ESDM Ignasius Jonan memberikan penghargaan kepada para pemenang PEEN 2017 pada acara Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2017

Penghargaan Subroto 2017 ini meliputi lima bidang, yaitu Bidang Penghargaan Pengelolaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lindungan Lingkungan (K3LL) Panas Bumi, Bidang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional, Bidang Penghargaan Migas, Bidang Penghargaan Wartawan Energi, dan Bidang Penghargaan Inovasi Energi. Penghargaan diberikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Bidang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional 2017

Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) adalah salah satu penghargaan yang diberikan pada Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2017. PEEN merupakan kegiatan tahunan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi–KESDM untuk memberikan penghargaan kepada para institusi pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri sehubungan dengan upaya-upaya efisiensi energi dan konservasi energi terbaik yang telah diterapkan di lingkungannya. Kegiatan ini juga untuk mempersiapkan wakil Indonesia dalam mengikuti ajang ASEAN Energy Award (AEA) Tahun 2018.

Dalam kompetisi PEEN 2017 ini, kategori yang dilombakan terdiri dari 3 kategori, yaitu Kategori Bangunan Gedung Hemat Energi (6 subkategori), Kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung (6 subkategori), dan Kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi dalam rangka implementasi Penghematan Energi sesuai dengan Inpres Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penghematan Energi (2 subkategori). Penyelenggaraan kompetisi PEEN ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi institusi pemerintah dan para pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri dalam menyukseskan program-program pemerintah di bidang efisiensi energi dan konservasi energi.

Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah peserta. Tahun ini PEEN diikuti oleh 112 peserta, terbagi atas Kategori Bangunan Gedung Hemat Energi diikuti oleh sebanyak 14 peserta untuk 4 subkategori, Kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung diikuti oleh sebanyak 58 peserta untuk 5 subkategori, serta Kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah diikuti oleh sebanyak 40 peserta untuk 2 subkategori. Peningkatan peserta PEEN ini merupakan wujud kepedulian yang bertambah dari para pemangku kepentingan terhadap pentingnya efisiensi energi dan konservasi energi di industri dan bangunan.

Juri lomba yang terlibat dalam kegiatan penjurian PEEN 2017 merupakan perwakilan dari Kemenko Bidang Perekonomian, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT PLN (Persero), Universitas Indonesia (UI), PT Energi Manajemen Indonesia (PT EMI), Himpunan Ahli Konservasi Energi (HAKE), Green Building Council Indonesia (GBCI), American Society of Heating, Refrigeration, and Green building council Indonesia (ASRAE), United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), Auditor Energi serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE). Dalam penentuan pemenang, para juri secara ketat mengacu kepada Kriteria Penilaian yang telah ditetapkan.

Para pemenang PEEN 2017 Kategori Bangunan Gedung Hemat Energi untuk subkategori Bangunan Gedung Baru adalah Green Office Park 9 – Sinarmasland sebagai juara 1 dan Gedung Mina Bahari IV – Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai juara 2. Subkategori Bangunan Gedung Retrofit adalah Gedung Plaza Summarecon – PT Summarecon Agung Tbk sebagai juara 1, Ayodya Resort Bali sebagai juara 2, dan Graha Merah Putih Telkom Semarang sebagai juara 3. Subkategori Bangunan Gedung Hijau Besar adalah Gedung Mina Bahari IV – Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai juara 1, South Quarter – PT Intiland sebagai juara 2, dan Gedung United Tractor Head Office sebagai juara 3. Sementara itu, subkategori Bangunan Gedung Hijau Kecil hanya diperoleh juara 3 yang didapat oleh Kantor Dusaspun Gunung Putri.

Para pemenang untuk Kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung untuk subkategori Manajemen Energi pada Bangunan Gedung Besar adalah Grahaniaga Tatautama sebagai juara 1, Gedung II – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai juara 2, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai juara 3. Subkategori Manajemen Energi pada Bangunan Gedung Kecil dan Menengah hanya terdapat juara 3, yaitu Gedung IGD RSUP Cipto Mangun Kusumo. Subkategori Inovasi Khusus Manajemen Energi pada Bangunan Gedung, Juaranya adalah Gedung B2TKE – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Gedung Perkantoran PT Pupuk Kalimantan Timur. Untuk subkategori Manajemen Energi pada Industri Besar adalah PT Cheil Jedang Indonesia sebagai juara 1, PT PJB UP Paiton sebagai juara 2, dan PT Indonesia Power sebagai juara 3. Untuk subkategori Manajemen Energi pada Industri Kecil dan Menengah adalah Terminal BBM Rewulu – PT Pertamina (Persero) sebagai juara 1, PT PJB UP PLTA Cirata sebagai Juara 2, dan PT Phapros Tbk Semarang sebagai juara 3. Sedangkan untuk subkategori Inovasi Khusus Manajemen Energi pada Industri, juaranya adalah Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, PT Styrindo Mono Indonesia, dan PT PJB UBJOM Tanjung Awar-Awar.

Para pemenang Kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah. Subkategori Pemerintah Daerah adalah Pemda Provinsi Jawa Tengah sebagai juara 1, Pemda Provinsi Jawa Timur sebagai juara 2, Pemda Provinsi DKI Jakarta sebagai juara 3 dan Pemda Provinsi Kalimantan Selatan sebagai juara harapan 1. Sementara itu, subkategori Pemerintah Pusat adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai Juara 1, Kementerian Kesehatan sebagai Juara 2, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai juara 3 dan juara harapan 1 dan 2 adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Badan Pusat Statistik.

Pemenang kompetisi PEEN 2017 ini diharapkan dapat menjadi model industri dan bangunan gedung yang hemat energi serta penerapan manajemen energi yang baik di Indonesia sehingga dapat dijadikan contoh dan dapat direplikasi. Para pemenang PEEN 2017 untuk Kategori Bangunan Gedung Hemat Energi dan Kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung akan diikutsertakan menjadi wakil Indonesia pada ajang ASEAN Energy Award 2018 dalam Kategori “Best Practice Competition for Energy Efficient Building” dan “Best Practice Competition for Energy Management in Building and Industries”. Pelaksanaan ASEAN Energy Award sudah berlangsung sejak tahun 2000. ASEAN Energy Award merupakan kegiatan tahunan regional ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di regional ASEAN. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *